AJI: Kasus Kekerasan Jurnalis Meningkat Sepanjang 2022

Trending 1 week ago

 Kasus Kekerasan Jurnalis Meningkat Sepanjang 2022

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi - Aksi solidaritas wartawan pada Hari Kebebasan Pers Sedunia. FOTO ANTARA/Yusran Uccang/Spt/aa.

jpnn.com, JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan mengalami peningkatan sepanjang 2022.

"Terdapat 67 kasus kekerasan terhadap jurnalis pada 2022. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya nan hanya mencapai 43 kasus," kata Ketua AJI Sasmito dalam siaran persnya, Jumat (19/5).

Tidak hanya itu, dari Indeks Kebebasan Pers Dunia 2022 oleh Reporters Without Borders (RSF), Indeks Kebebasan Pers di Indonesia menurun dari skor 62,60 pada 2021 menjadi 49,27 pada 2022.

Sasmito menuturkan meningkatnya kasus kekerasan wartawan ini disebabkan beberapa indikator, ialah politik, hukum, ekonomi, sosial, dan keamanan.

Melihat kondisi ini, Sasmito menilai perlunya ada sistem unik untuk melindungi para wartawan dalam melakukan kerja wartawan.

Tidak hanya itu, penanganan kasus kekerasan wartawan juga kudu menjadi perhatian unik abdi negara penegak hukum.

Hal tersebut kudu menjadi perhatian unik demi memberikan rasa kondusif bagi insan wartawan dalam menjalankan tugas.

"Pada tahap pelaporan polisi sudah bingung untuk menentukan apakah kasusnya masuk ke dalam kategori pidana unik alias pidana umum, apa lagi untuk mengusut kasusnya lebih lanjut," kata dia.

AJI mencatat ada peningkatan kasus kekerasan terhadap wartawan alias wartawan pada tahun lalu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

More
Source JPNN
JPNN
Top