Gelar RUPST Akhir Mei 2023, Telkom Bakal Minta Restu Pemegang Saham Soal FMC

Trending 4 days ago

Gelar RUPST Akhir Mei 2023, Telkom Bakal Minta Restu Pemegang Saham Soal FMC

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

PT Telkom Indonesia. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyakini integrasi upaya melalui Fixed Mobile Convergence (FMC) bisa meningkatkan penemuan dan layanan-layanan produk.

SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza menjelaskan, konsep FMC nan mengintegrasikan layanan Indihome dengan layanan seluler Telkomsel tersebut membidik kesempatan pasar nan relatif besar di industri telekomunikasi, khususnya fixed broadband.

"Telkom sebagai market leader harus lebih sigap tumbuh dan beradaptasi. FMC ini mendorong efisiensi, penemuan layanan, hingga Capital Expenditure yang lebih optimal," ujar Ahmad Reza, pada Kamis (25/5).

Menurut dia, kerjasama dari jaringan fixed dan mobile broadband mendorong efisiensi modal dan sumber daya manusia dari layanan Indihome maupun Telkomsel saat ini.

IndiHome memimpin 75,2 persen pangsa pasar di Indonesia, salah satu pasar fixed broadband dengan pertumbuhan tercepat di bumi dengan tingkat penetrasi sekitar 14 persen.

Average Revenue Per User (ARPU) fixed broadband enam kali lebih tinggi dari seluler di Indonesia.

Dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat, maka fixed connection pun diyakini bakal tumbuh signifikan.

Sementara dari sisi pelanggan, integrasi ini berakibat pada layanan yang seamless, hingga pilihan produk di sektor digital nan beragam, serta mengedepankan value for money.

Kolaborasi dari jaringan fixed dan mobile broadband mendorong efisiensi modal dan sumber daya manusia dari layanan Indihome maupun Telkomsel saat ini.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

More
Source JPNN
JPNN
Top